Mortar Epoxy

Definisi Mortar

Mortar adalah campuran bahan atau adonan bersifat keras dan padat setelah kering yang berfungsi untuk mengisi ruang dalam suatu bangunan. Disebut mortar karena kokoh atau memiliki daya tahan tinggi terhadap benturan.

Jenis-Jenis Mortar

1. Mortar Epoxy

Istilah mortar dalam pekerjaan epoxy ialah melapisi permukaan lantai beton. Yang berfungsi sebagai alas sebelum dilakukan pengecatan, mortar diperlukan pada kondisi tertentu pada lantai beton.

Komposisi mortar epoxy yaitu epoxy resin dicampur hardener dan pasir silika dengan perbandingan takaran yang disarankan. Sehingga menghasilkan daya tahan mortar terhadap tekanan dan tarikan menjadi maksimal. Menurut perkiraan kasar mortar epoxy dengan ketebalan 5 mm daya tekannya jauh lebih kuat daripada mortar semen setebal 5 cm. Kelebihannya adalah pada penggunaan epoxy sebagai perekatnya.

Mortar Epoxy

2. Mortar semen

Dalam pekerjaan konstruksi bangunan istilah mortar berarti adukan semen untuk membentuk suatu beton. Biasanya semen dicampur dengan agregat halus/kasar atau material granular seperti pasir, kerikil dan air. Atau hanya campuran semen, pasir, dan air saja. Daya tahan mortar semen terhadap tekanan dan tarikan lebih rendah dibanding mortar epoxy.

Penggunaan mortar sebelum pengecatan epoxy

Mortar pada pekerjaan epoxy lantai berfungsi sebagai pelapis permukaan lantai beton sebelum dilakukan pengecatan.

Sistem mortar dipakai hanya untuk kondisi tertentu saja, misalnya untuk menambal lantai beton yang bolong atau keseluruhan lantai dengan tujuan agar permukaan lantai menjadi rata.

Dalam pekerjaan pengecatan epoxy tidak disarankan menggunakan mortar semen. Mortar semen yang masih berumur kurang dari 1 bulan memiliki daya serap yang tinggi terhadap cairan. Dengan tingginya daya serap maka cairan epoxy akan dengan mudah terserap habis ke dalam mortar semen tersebut.

Gambar dibawah ini adalah contoh mortar epoxy yang kami buat dengan ketebalan 5 milimeter.

Mortar Epoxy

Pada lantai beton yang masih bagus tidak dibutuhkan mortar epoxy, sistem ini digunakan pada kondisi lantai sebagai berikut:

  1. Permukaan lantai beton sudah keropos

Pada kondisi ini sia-sia bila dilakukan pengecatan. Masalah yang muncul sama seperti mortar semen yang masih berumur kurang dari 1 bulan.

Permukaan lantai beton yang keropos memiliki pori-pori yang besar. Ini tidak layak untuk langsung diaplikasikan epoxy karena cat epoxy akan habis terserap. Lantai beton yang sudah keropos tidak lagi memiliki daya tekan yang baik dan akan terus-menerus hancur secara perlahan. Mengatasi kondisi seperti itu diperlukan mortar untuk memperbaiki permukaannya.

  1. Permukaan lantai beton tidak rata

Lantai tidak rata biasanya disebabkan karena proses finish pengecoran dilakukan secara menual tidak menggunakan mesin trowel.

Untuk keadaan tertentu, misalnya suatu gudang akan digunakan untuk menaruh objek yang membutuhkan permukaan lantai yang rata. Hal ini tentu saja diperlukan sistem mortar untuk mendapatkan permukaan lantai yang rata.

Daya Tahan Dan Kekuatan Mortar Epoxy

Bila anda membutuhkan lantai kuat yang mampu menahan beban lebih dari 7 ton penggunaan mortar epoxy adalah pilihan tepat.

Seperti dijelaskan diatas, menurut perkiraan kasar kekuatan mortar epoxy jauh lebih kuat dibanding mortar semen. Selain menutup permukaan beton yang rusak, mortar epoxy sekaligus berguna menambah kekuatan dan daya tekan pada lantai beton.

Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut mengenai mortar epoxy anda dapat bertanya secara instan via chat dengan admin. Atau anda dapat menghubungi kami kapan saja melalui kontak yang ada dibawah halaman ini.

Baca juga :